Sleman targetkan wisatawan akhir tahun 400 ribu

28 December 2016
Comments 0
Category Uncategorized
28 December 2016, Comments 0

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi wisata pada liburan akhir tahun ini bisa mencapai 400 ribu pengunjung.

“Target kunjungan wisatawan sebanyak 400 ribu tersebut untuk kunjungan ke destinasi wisata unggulan dari 18 Desember 2016 hingga 2 Januari 2017,” kata Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Endah Sri Widiastuti, Selasa.

Menurut dia, objek wisata di lereng Gunung Merapi seperti wisata alam Kaliurang di Kecamatan Pakem dan kawasan terdampak erupsi Gunung Merapi 2010 di Kecamatan Cangkringan masih menjadi destinasi unggulan untuk menarik kunjungan wisatawan.

“Selain itu juga kunjungan ke sejumlah candi seperti, Candi Prambanan, Candi Ratu Boko dan sejumlah desa wisata juga menjadi unggulan kunjungan wisatawan,” katanya.

Ia mengatakan, selain itu objek wisata wahana permainan seperti Waterpark Jogjabay dan Sindu Kusuma Edupark (SKE) juga telah memiliki program khusus akhir tahun bagi para pengunjung.

“Sedangkan untuk menyemarakkan agenda malam, seperti tahun-tahun sebelumnya, Disbudpar Sleman juga menggelar Festival Lampion dan Penjor di sepanjang jalan menuju objek wisata Kaliurang. Selain itu, desa wisata di Sleman juga siap menampung kunjungan wisatawan akhir tahun,” katanya.

Endah mengatakan, saat ini banyak desa wisata yang sudah dipesan untuk agenda keluarga pada libur akhir tahun ini. Bahkan ada yang sudah menutup pendaftaran kunjungan, lantaran agenda pada libur akhir tahun nanti sudah padat.

“Seperti di Desa Wisata Pentingsari, sekarang sudah tidak terima pendaftaran kunjungan lagi,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya optimistis realisasi kunjungan wisata nanti dapat melebihi target jika cuaca selama libur akhir tahun cerah. Sementara jumlah kunjungan di berbagai objek wisata diperkirakan akan merata.

“Sekarang masyarakat mulai menyebar, tidak terkonsentrasi lagi di objek-objek besar seperti Kaliurang dan Candi Prambanan, namun sudah mulai ke Candi Ijo Prambanan, Taman tebing Breksi Prambanan dan lokasi lain,” katanya.

Ia berharap waktu tinggal wisatawan pada akhir tahun juga dapat ditingkatkan, jika biasanya hanya berkunjung sehari atau dua hari, menjadi empat atau lima hari sehingga pendapatan daerah dari sektor wisata bisa bertambah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *